Penjara Hati

Posted: February 14, 2010 in persepsi bebas, poem

Terlena tarian gemulai
terbuai gending laras smarandhana..
diantara kidung rembulan ranum keperakan
pada helai dinginnya jelaga malam
sendiri terjebak di alam keluh & bimbang

Dekat membunuh, jauhpun demikian
Penjara ku dalam gamang tak berkesudahan

Andai mampu ku lawan hasrat
mungkin tak seperti ini
jalani cinta separuh jiwa
separuh untukmu & separuh (lagi) untuknya
cinta semu & cinta sejati
cinta sejati yang tak kunjung tumbuh
dan cinta semu yg dipertuhankan

Ingin kuberlari tanpa langkah
menjejak tanpa bekas
terpasung jadi sampah
pelan membunuhku dalam sepi & bungkam

hanya ada satu titik yang (kan) mengusaikan..


gambar dipinjam dari sini


Advertisement
Comments
  1. titik yg mengusaikan itu apa? :penasaran: hehehehe

  2. markus says:

    hiks hiks hiks…..i love this…

  3. Introverto says:

    saya pun dah puluhan tahun tak kemari *leeebbbbaaayyy.com*

    bagus templatenya…

    eh nguli ning ndi tho sak’iki jeung…adoh yo? ning Cililitan opo iku mau?

  4. novi arifin says:

    kerennnn…
    main ya blog Ku..
    thanks b 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s